Sabtu, 03 Desember 2016

Peran karyawan dalam perencanaan karier



 Peran karyawan dalam perencanaan karier.
       Dalam uraian di atas telah dibahas tentang peran organisasi dalam perncanaan karier seorang karyawan. Sementara karyawan sendiri harus memiliki tindakan atau sikap yang dapat mendorong kepentingan perencanaan dan pengembangan kariernya sendiri di samping bantuan dari pihak lain,. Untuk itu, beberapa sikap yangmenjadi upaya penembangan karier adalah:
a.    Meningkatkan unjuk kerja
       Pengambilan keputusan dipakai sebagai dasar menduduki sebuah jabatan. Sementara unjuk kerja yang buruk akan mempersempit peluang karyawan dalam menapaki jalur kariernya.
b.    Kemampuan individu
       Menunjukkan kemampuan potensi kepada manajemen sehingga karyawan berhak dan layak melakukan pekerjaan yang akan ditugaskan. Baik dilakukan lewat laporan, unjuk kerja, presentasi kemampuan kerja dengan tim. Tanpa terlibat dalam unjuk kerja yang baik maka tidak akan terlihat kemampuan karyawan dalam sebuah pekerjaan.
c.    Mengundurkan diri
      Mengundurkan diri dari organisasi bisa menjadi pilihan bagi karyawan apabila karyawan menganggap bahwa jalur kariernya menganggap kemacetan dan tidak bisa berkembang. Barangkali dengan pindah ke tempat lain, karyawan akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang labih untuk mengembangakan karier pribadinya.
d.   Mencari konsultan/mentor
       Karyawan dapat mencari bimbingan karier secara informal dengan tenaga konsultan atau mentor untuk membantu karyawan dalam mengembangkan karier seperti promosi, transfer, mutasi, pendidikan, dan pelatihan.
e.    Meningkatkan keterampilan pribadi
       Karyawan berupaya meningkatkan keterampilan pribadi dengan mencari kesempatan atau peluang mengikuti program pelatihan dan pengembangan, kursus, pendidikan lanjutan yang dapat membantu pengembangan karier.
f.     Mengembangkan jaringan dan informasi
       Karyawan dapat menjalin kerjasama dan mencari informasi-informasi baru tentang jalur karier yang sama atau lebih tinggi sehingga karyawan memiliki data informasi dan jaringan yang luas dan dapat berkomunikasi dengan pihak lain.
g.    Memiliki semangat kompetisi
       Karyawasn harus mempunyai semangat kompetisi yang positif dengan rekan kerja sehingga dapt dijadikan dasar untuk selalu dapat mengembangkan diri lewat keterampilan baru yang  terus diasah.
h.    Menjaga hubungan dengan organisasi
       Dengan memahami seluruh aktivitas, struktur, bagian, misi, tujuan dan sasaran organisasi, diharapkan tumbuh kecintaan kepada organisasi sehingga loyalitas karyawan dapat tumbuh. Dengan demikian, karyawan akan berusaha menyelaraskan tujuan pribadi dan tujuan organisasi sehingga keduanya dapat membina hubungan dengan baik.[1][2]




Tidak ada komentar:

Posting Komentar